11 Februari 2020 12:36:06
Ditulis oleh admin

Visi Dan Misi KEPALA DESA SEMBUNG

4.1. Visi dan Misi

4.1.1 Visi

 

Proses penyusunan RPJM Desa Sembung sebagai pedoman program kerja pemerintah Desa Sembung  ini dilakukan oleh lembaga-lembaga tingkat Desa dan seluruh warga masyarakat Sembung maupun para pihak yang berkepentingan. RPJM Desa adalah pedoman program kerja untuk masa lima tahun yang merupakan turunan dari sebuah cita-cita yang ingin dicapai di masa depan oleh segenap warga masyarakat Desa Sembung Cita-cita  masa depan sebagai tujuan jangka panjang yang ingin diraih Desa Sembung merupakan arah kebijakan dari RPJM Desa yang dirumuskan setiap lima tahun sekali. Cita-cita masa depan Desa Sembung disebut juga sebagai Visi Desa.

Walaupun visi Desa Sembung secara normatif menjadi tanggung jawab kepala Desa, namun dalam penyusunannya melibatkan segenap warga Sembung melalui rangkaian panjang diskusi-diskusi formal dan informal. Visi Desa Sembung semakin mendapatkan bentuknya bersamaan dengan terlaksananya rangkaian kegiatan dan musyawarah yang dilakukan untuk penyusunan RPJM Desa tahun 2020-2025. Dalam momentum inilah visi Desa Sembung yang merupakan harapan dan doa semakin mendekatkan dengan kenyataan yang ada di Desa dan masyarakat. Kenyataan dimaksud merupakan potensi, permasalahan, maupun hambatan yang ada di Desa dan masyarakatnya, yang ada pada saat ini maupun ke depan.

Bersamaan dengan penetapan RPJM Desa Sembung, dirumuskan dan ditetapkan juga Visi Desa Sembung sebagai berikut :

“TERWUJUDNYA MASYARAKAT DESA SEMBUNG YANG CERDAS, TERAMPIL, SEHAT, SEJAHTERA BERDASARKAN IMAN DAN TAQWA”

Keberadaan Visi ini merupakan cita-cita yang akan dituju di masa mendatang oleh segenap warga Desa Sembung. Dengan visi ini diharapkan akan terwujud masyarakat Desa Sembung yang maju dalam bidang pertanian sehingga bisa mengantarkan kehidupan yang rukun dan makmur. Di samping itu, diharapkan juga akan terjadi inovasi pembangunan desa di dalam berbagai bidang utamanya pertanian, perkebunan, peternakan, pertukangan, dan kebudayaan yang ditopang oleh nilai-nilai keagamaan.

 

4.1.2 Misi

Misi merupakan tujuan jangka lebih pendek dari visi yang akan menunjang keberhasilan tercapainya sebuah visi. Dengan kata lain Misi Desa Sembung merupakan penjabaran lebih operatif dari Visi.

Untuk meraih Visi Desa Sembung seperti yang sudah dijabarkan di atas, dengan mempertimbangan potensi dan hambatan baik internal maupun eksternal, maka disusunlah Misi Desa Sembung sebagai berikut:

  1. Meningkatkan SDM Masyarakat dengan memotivasi untuk melanjutkan Pendidikan yang lebih tinggi;
  2. Meningkatkan Keterampilan Masyarakat dengan mengadakan kursus yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan kemauan warga;
  3. Menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan hidup;
  4. Meningkatka kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dengan cara selalu menjaga pola makan dan mengkonsumsi makanan yang bergizi;
  5. Meningkatkan perekonomian masyarakat dengan membuka peluang kerja yang ada didesa, sehingga para pemuda tidak mencari pekerjaan dikota;
  6. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan santunan bagi warga kurang mampu;
  7. Meningkatkan kerukunan umat beragama dalam menjalankan ibadah;
  8. Menumbuh Kembangkan Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani serta bekerja sama denga HIPPA untuk memfasilitasi kebutuhan Petani.
  9. Meningkatkan iman dan taqwa masyarakat dengan menumbuh kembangkan TPQ dan tempat-tempat mengaji bagi generasi muda.

4.2. Kebijakan Pembangunan

4.2.1. Arah Kebijakan Pembangunan Desa

Kebijakan pembangunan desa yang hendak dicapai dalam 5 tahun ke depan meliputi 3 aspek mendasar, yaitu :

  1. Peningkatan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat yang diutamakan adalah dalam bidang pelayanan pendidikan dan kesehatan, seperti :
  2. Wajib belajar anak didik 9 tahun, dengan target lima tahun kedepan sudah tidak ada lagi masyarakat yang buta huruf.
  3. Penyediaan bersih bagi semua dusun, dengan memanfaatkan sumber air yang ada secara optimal, termasuk mengurangi volume kehilangan air.
  4. Revitalisasi MCK, sanitasi dan drainase rumah tangga.
  5. Meningkatkan pelayanan kesehatan di Poskesdes sampai pelayanan rawat inap, memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi RTM, melengkapi alat-alat kesehatan ibu, anak dan lansia.
  6. Revitalisasi peran dan fungsi Posyandu.
    1. Mengoptimalkan potensi pertanian
  7. Memanfaatkan lahan tidur dan lahan perhutani yang ada dengan tanaman keras dan tumpangsari lainnya (polowijo). Upaya ini akan didukung melalui kerjasama antara pemerintahan desa dengan Perhutani.
  8. Mengurangi kehilangan debit air irigasi melalui perbaikan saluran dan bendung.
  9. Mengupayakan pupuk dan bibit murah (pupuk organik) dengan memanfaatkan limbah ternak yang ada.
  10. Perbaikan pola tanam, intensifikasi yang dikoordinasikan melalui HIPPA dan didukung oleh PPL Pertanian.
  11. Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan usaha kecil dan mikro
  12. Mengembangkan kelompok-kelompok simpan pinjam yang tersebar di tingkat dusun dan desa, terutama kelompok PKK dan Jama’ah Tahlil.
  13. Mengupayakan kerja sama dengan pemodal, pasar dan sumber bahan baku.
  14. Meningkatkan keterampilan usaha melalui pelatihan-pelatihan kewirausahaan.



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus